Namaku Fajar seorang mahasiswi disebuah Universitas Mulawarman yang notabenenya susah untuk masuk universitas ini. Aku harus melewati berbagai tes ini dan itu, setelah dinyatakan lulus aku kembali dirumitkan dengan sebongkah berkas yang sangat banyak. Namun apalah itu, semua telah berlalu.Kini aku menjadi salah seorang bagian mereka.
Siang itu aku bingung dan pusing yah begitulah nie kali pertama aku membuat krs terlalu banyak orang yang kurepotkan. Dan kali ini aku benar benar merasa agak sulit ditambah lagi aku tidak punya link yang banyak dikampus. Kucoba ku hubungi teman teman sekelasku, bertanya siapakah gerang dosen pembimbing akademik ini. Tak kusangka hanya beberapa orang saja yang membalas. Yah, tapi aku masih bersyukur masih ada yang peduli. Tak terasa ternyata pulsa dikantong telah habiss, aku semakin kesal dan uang dikantong saat itu bisa dibilang sekaratul maut...he...he...he...yah terpaksa dengan rela dan tidak rela aku mengeluarkan uang 52.000 ku. Berharap dengan itu cukup satu bulan untuk uang pulsa. Namun, yang terjadi tidaklah sesuai harapan, wallahua'lam bissawab....pulsa itu tidak terkirim entah mungkin kesalahan operatornya, yang terkirim hanyalah sebuah laporang. Ku tunggu...tunggu tak kunjung juga datang. Padahal saat itu aku sangat membutuhkannya untuk membalas sebuah sms yang penting ini menyangkut bagaimana aku dimasa depan. Perasaanku campur aduk kayak es campur, itu uang terakhir pengeluaran pulsa alias target bualanan. Apalah yang bisa kulakukan uang melayang pulsa tak kunjung datang.
Ditambah lagi seseorang itu tak begitu menggubris saat aku mengatakannya. Bahkan aku merasa, aku dianggap seperti berbohong. Ada kata yang menusuk saat itu, entah mengapa aku merasa akulah yang bersalah. Satu hal yang ku fikirkan, bisa jadi itulah kesalahannku karna mungkin kurangnya sedekah. Padahal ini bukanlah apa apa, apa yang saat ini terjadi, kecewa, kesedihan, amarah, kegelisahan, kesulitan bukanlah apa apa. Ini hanya bagian kecilnya saja. Bisa jadi esok inilah jalan untuk penyadaran diri dan intropeksi."Jangan engkau melihat masalah dari satu sudut saja, tapi lihatlah dari berbagai sudut"
Siang itu aku bingung dan pusing yah begitulah nie kali pertama aku membuat krs terlalu banyak orang yang kurepotkan. Dan kali ini aku benar benar merasa agak sulit ditambah lagi aku tidak punya link yang banyak dikampus. Kucoba ku hubungi teman teman sekelasku, bertanya siapakah gerang dosen pembimbing akademik ini. Tak kusangka hanya beberapa orang saja yang membalas. Yah, tapi aku masih bersyukur masih ada yang peduli. Tak terasa ternyata pulsa dikantong telah habiss, aku semakin kesal dan uang dikantong saat itu bisa dibilang sekaratul maut...he...he...he...yah terpaksa dengan rela dan tidak rela aku mengeluarkan uang 52.000 ku. Berharap dengan itu cukup satu bulan untuk uang pulsa. Namun, yang terjadi tidaklah sesuai harapan, wallahua'lam bissawab....pulsa itu tidak terkirim entah mungkin kesalahan operatornya, yang terkirim hanyalah sebuah laporang. Ku tunggu...tunggu tak kunjung juga datang. Padahal saat itu aku sangat membutuhkannya untuk membalas sebuah sms yang penting ini menyangkut bagaimana aku dimasa depan. Perasaanku campur aduk kayak es campur, itu uang terakhir pengeluaran pulsa alias target bualanan. Apalah yang bisa kulakukan uang melayang pulsa tak kunjung datang.
Ditambah lagi seseorang itu tak begitu menggubris saat aku mengatakannya. Bahkan aku merasa, aku dianggap seperti berbohong. Ada kata yang menusuk saat itu, entah mengapa aku merasa akulah yang bersalah. Satu hal yang ku fikirkan, bisa jadi itulah kesalahannku karna mungkin kurangnya sedekah. Padahal ini bukanlah apa apa, apa yang saat ini terjadi, kecewa, kesedihan, amarah, kegelisahan, kesulitan bukanlah apa apa. Ini hanya bagian kecilnya saja. Bisa jadi esok inilah jalan untuk penyadaran diri dan intropeksi."Jangan engkau melihat masalah dari satu sudut saja, tapi lihatlah dari berbagai sudut"
Komentar
Posting Komentar